Siapa sih yang betah berada di lingkungan toxic alias “beracun”?
Selain menguras energi, dikelilingi orang-orang toxic juga sangat menyiksa jiwa dan raga. Yang dimaksud dengan toxic di sini adalah sifat, tindakan dan perkataan yang dapat menyakiti hati orang lain, seperti suka menuduh tanpa bukti, sering playing victim (berperan sebagai korban) dan selalu berpandangan negatif terhadap segala hal ataupun berpikiran terlalu positif hingga melupakan realita yang ada.
Orang toxic sering diibaratkan sebagai racun
yang membunuh secara perlahan. Saking berbahayanya, terlalu lama berada di
lingkungan toxic bukan hanya menyebabkan
sakit hati tapi juga menimbulkan berbagai penyakit seperti serangan panik,
depresi, insomnia, hipertensi, dan bisa melemahkan daya tahan tubuh.
![]() |
| toxic people be like: |
Jika kalian berniat
untuk mengubah sifat “toxic” mereka, lebih baik segera urungkan saja niat
tersebut, karena mengubah kepribadian atau karakter seseorang tidaklah mudah,
bisa dipastikan kalau orang-orang toxic
ini bakal kolot, nyolot dan susah
diubah. Walaupun masih ada kemungkinan, namun jangan terlalu berharap, kecuali...
kalau kalian benar-benar tipe orang yang sabar dan menguasai teknik hipnotis. Who knows?
Kita kerap menjumpai
orang toxic dimana pun dan kapan pun,
mulai dari orang tidak dikenal, keluarga, teman, rekan kerja, atau pasangan. Sebenarnya
salah satu cara yang tepat untuk menghindari orang-orang ‘beracun’ ini adalah
dengan menjauhi dan mengurangi interaksi dengan mereka. Mudah, simple, dan to the point!
Tapi... tentu saja melakukan hal tersebut tidak semudah mengatakannya. Terkadang situasi memaksa kita untuk terus berada di sekitar mereka, seperti rekan kerja, keluarga atau pasangan. Jadi, jika kalian terjebak dengan orang toxic dan sulit menghindari mereka, mungkin kalian bisa mencoba menjadi toxic juga, yaitu dengan toxic positivity.
Mengadaptasi rumus matematika, bilangan negatif dikali bilangan negatif hasilnya positif, maka toxic dikali toxic hasilnya “toxic positivity”. Genius! Nah, kira-kira apa itu toxic positivity? Toxic positivity adalah asumsi atau pandangan bahwa kita harus melihat segala hal dari sisi baiknya saja dan mengabaikan sisi negatifnya hingga melupakan realita yang ada, dengan kata lain, positive vibes only.
![]() |
| smart |
Nah, berikut ini beberapa toxic positivity untuk mengatasi orang-orang toxic:
1. Mendapatkan pengalaman hidup dan inspirasi untuk menulis
Nikmati saja karena mungkin kelak pengalaman hidup kalian di lingkungan toxic bisa membuat kalian menjadi penulis hebat yang dapat mengubah air mata menjadi koleksi air jordan. Ingat, bersakit-sakit hati dahulu, meraup untung kemudian.
2. Jangan mau dimanfaatkan, tapi justru manfaatkan orang toxic
Toxic people
akan menyadarkan kalian bahwa beberapa orang hanya ingin memanfaatkan kebaikan
kalian. Tapi tenang, ada pepatah mengatakan, “jadilah orang tak berguna agar
tidak dimanfaatkan.” dan pepatah ini terbukti benar, karena saya sudah mempraktekkannya
sendiri.
Dengan menjadi tidak berguna, justru kalianlah yang akan memanfaatkan orang-orang toxic di sekitar kalian, dan perlahan demi perlahan mereka pun akan menjauhi kalian. Sayangnya, terkadang orang-orang yang tidak toxic juga ikut menjauhi kalian soalnya kalian dianggap toxic hehe... yah, namanya juga pengorbanan.
3. Punya akses untuk berinteraksi dengan Drama Queen
Bukan
rahasia lagi kalau beberapa orang toxic
suka menciptakan drama, misalnya ketika keadaan sedang tentram dan damai,
tiba-tiba mereka malah sibuk mencari kesalahan orang lain hingga menyebabkan keributan.
Mungkin dalam batin mereka, “Aduh, suasana ini terlalu damai, aku benci kedamaian ini. Aku harus berbuat sesuatu! Baiklah, saatnya aku menciptakan drama agar lebih rame, biar mengaduh sampai gaduh.”. Dan akhirnya drama mereka pun dimulai, Action!.
Eits, tapi jangan salah, sifat toxic dalam menciptakan drama ini memerlukan imajinasi tinggi namun minim logika. Jadi, jika kalian mendapati tipe orang toxic yang seperti ini, lebih baik ajak dia untuk masuk ke klub drama, agar bakat terpendamnya bisa tersalurkan secara tepat dan bermanfaat. Lumayan, mereka dapat uang, kalian pun bisa lepas dari belenggu mereka. Win-win solution.
4. Kecerdasan meningkat seiring dengan mental yang jatuh
Semakin
sering kalian menghabiskan waktu dengan orang-orang toxic, kalian akan semakin cerdas dalam mengatur strategi dan
memahami pola ke-toxic-an mereka. Jangan
sia-siakan kecerdasan ini, gunakan untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat
seperti ikut pertandingan catur, membuat plot cerita detective, atau bikin Start-up.
5. Menjadi lebih toxic sebagai bentuk
balas dendam
Mungkin
dengan hidup di lingkungan toxic,
perlahan demi perlahan kalian juga akan menjadi toxic, lalu pada akhirnya kalian bisa balas dendam dengan menjadi
orang yang lebih toxic dari orang toxic di sekitar kalian. Maka jadilah toxic kuadrat. Dan akhirnya dunia pun
akan dipenuhi dengan orang-orang toxic,
dan saat itulah kata toxic sudah
tidak bermakna dan dihapuskan.
Itulah beberapa cara (yang kurang berguna) dalam menghadapi orang-orang toxic dengan menjadi toxic positivity. Namun, saya sarankan, kalau memungkinkan, lebih baik hindari saja orang-orang toxic, karena sepandai-pandainya kita berpikiran positif terhadap kelakuan toxic mereka, pada akhirnya kita sendiri yang bakal kena mental.
![]() |
| be wise, guys |
Ingat sayangi kesehatan mental dan tubuhmu. Semoga di tahun 2024 ini kita bisa terlepas dari orang-orang toxic
tanpa perlu menjadi toxic juga.



Comments
Post a Comment