Coba tebak, saya dimana... hayooo...? Semenjak bulan Juli hingga awal Agustus 2018, Malang sedang dilanda cuaca yang sangat dingin. Apalagi kalau malam hingga menjelang pagi, suhunya bisa mencapai 12 derajat celcius. Hal ini mengingatkan saya ketika pergi berlibur ke Gunung Bromo beberapa tahun yang lalu bersama Riri, kawan saya. Perjalanan penuh liku menuju Gunung Bromo Perjalanan ke Gunung Bromo ini disiasati oleh Riri, yang merupakan anak Pencinta Alam. Kalau berurusan dengan petualangan, Riri memang dipenuhi dengan semangat dan tekad membara. Sedangkan saya, orangnya lebih suka tidur-tiduran dan bermalas-malasan di rumah. Namun tanpa disangka-sangka, jiwa petualang saya yang sudah tertidur pulas, tiba-tiba terpanggil ketika mendengar ajakan Riri untuk berwisata ke Gunung Bromo, atau lebih tepatnya saking malasnya untuk bermalas-malasan, akhirnya saya pun setuju ikut ke Gunung Bromo. Aksi ke Gunung Bromo ini bisa dibilang aksi nekat, karena kami, dua orang...