Skip to main content

Menikmati Pedasnya Ayam Gepuk Pak Gembus Malang




Ayam Gepuk Pak Gembus Malang


Sudah dengar belum kalau Ayam Gepuk Pak Gembus buka cabang di Kota Malang? Sebenarnya saya juga baru tahu dari kawan saya yang berada nun jauh di Kota Jakarta. Dia, -sebut saja “Mawar Melati Indah Sekali”, disingkat MMIS- ini sangat merekomendasikan Ayam Gepuk Pak Gembus. Di Kota Jakarta, Jogjakarta dan beberapa daerah lainnya, nama Ayam Gepuk Pak Gembus memang sudah terkenal.

Konon kabarnya, nama “Pak Gembus” ini berasal dari nama panggilan sang juragan, Rido Nurul semasa kecilnya. Sedangkan imbuhan “Pak” ditujukan sebagai kata sapaan untuk orang tua di Indonesia. Jadi, terciptalah nama “Ayam Gepuk Pak Gembus”.

Nah, berhubung si MMIS ini bercerita dengan menggebu-gebu soal kelezatan rasa pedas Ayam Gepuk Pak Gembus, otomatis saya pun jadi tertarik. Tak butuh waktu lama bagi saya untuk merealisasikan cita-cita saya untuk mencicipi pedasnya Ayam Gepuk Pak Gembus cabang Malang yang berada di daerah Ruko Kalpataru Kav.3, tepatnya di sebelah Bakso Prima. Berikut ini ulasan lezatnya Ayam Gepuk Pak Gembus Malang menurut saya.


Ayam Gepuk Pak Gembus

Menu Ayam Gepuk Pak Gembus Malang

Ada beragam menu atau paket Ayam Gepuk Pak Gembus yang bisa kalian pilih, yaitu tahu, kol goreng, tempe, ayam dan usus. Selain itu, kalian juga bisa meminta jumlah cabe sesuai keinginan. Sambalnya yang pedas dan ayamnya yang fresh sudah menjadi daya tarik dari franchise Ayam Gepuk Pak Gembus Malang.

Ayam Gepuk Pak Gembus dihidangkan dengan di geprek terlebih dahulu menggunakan ulekan bersama sambal sehingga bumbunya meresap lezat. Penggunaan kacang mede sebagai salah satu bahan sambal semakin menambah keunikan cita rasa Ayam Gepuk Pak Gembus Malang. Apalagi Ayam Gepuk Pak Gembus mempunyai sebuah motto unik dan asyik, yaitu “Anda Pedas, Kami Puas”.

Kelezatan Ayam Gepuk Pak Gembus Malang

Soal rasa, Ayam Gepuk Pak Gembus Malang tergolong lezat. Pada suapan pertama, lidah kalian akan dimanjakan dengan empuknya daging ayam serta gurih pedasnya sambal bawang yang dipadukan dengan kacang. Soal harga, tenang saja, karena Ayam Gepuk Pak Gembus Malang terbilang ramah di kantong.


Nah, tidak ada salahnya kalau kalian mencoba sajian Ayam Gepuk Pak Gembus Malang yang murah serta ramah di kantong ini. Selamat mencoba!

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Yuk, Mampir ke Bakso Sudi Mampir Malang!

Bakso Sudi Mampir Malang Selain dikenal sebagai kota bunga dan kota pendidikan, Malang juga terkenal dengan berbagai macam kulinernya. Salah satu kuliner yang menjadi ciri khas Kota Malang adalah bakso. Siapa sih yang nggak tergoda dengan cita rasa bakso Malang yang gurih dan lezat? Hampir semua orang pasti setuju kalau bakso Malang memang enak. Nah, kalau kalian pergi ke Malang, jangan lupa untuk meluangkan waktu mencicipi kelezatan baksonya. Tenang saja, hampir di setiap sudut kota Malang terdapat rumah makan, restoran, warung sampai pedagang keliling yang menjual bakso. Jadi, kalian nggak akan kesulitan mencari kuliner khas Malang ini. Salah satu tempat yang   saya rekomendasikan dan sering sekali saya kunjungi adalah Bakso Sudi Mampir Malang. Letaknya berada di Jl.S.Supriadi, Sukun, Kota Malang, tepat di depan jalan raya, sangat mudah dijangkau dengan berbagai kendaraan. Menu Bakso Sudi Mampir Malang Bakso Sudi Mampir Malang menyediakan berbagai mac...

CHIAAAA!! (bab 21)

Ngomong-ngomong soal voli, dulu pas lagi jalan santai ke kantin, palaku pernah di smash sama salah satu anak voli. kampret tuh bocil, gak sekali dua kali coeg tapi berkali2!! Cemen beraninya nyerang dari belakang. Biar Tuhan yang balas #membekasdihati maaf tracing Haikyuu hehe BAB 21 LOKI DAN KLUB VOLI Waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore, jam dimulainya ekskul voli. Semua peserta ekskul sudah mengenakan pakaian olahraga masing-masing dan berbaris rapi di lapangan. Mereka sedang bersiap-siap melakukan pemanasan. “Tunggu!!” seru Chia sambil berlari tergopoh-gopoh menuju barisan. Dia berbaris tepat di sebelah Luna. ”Fuihh..... hampir aja telat.” kata Chia lega.             “Dari mana aja, Chi?” tanya Luna ingin tahu. Chia melihat ke Luna dengan ekspresi sedih.”Lun.... dari ruang kesehatan, disuruh bersih-bersih sama ganti kaca....hiks......hiksss......uang jajanku jadi abis buat beli kaca baru.... huaaa..... kejamnya dunia ini......”...